Sabtu, 30 Maret 2013

prrisean lombok

Melihat Serunya Presean di Lombok 

Presean adalah Budaya Simbol Kejantanan Pemuda Suku Sasak di Pulau Lombok.
Acara ini berupa pertarungan dua lelaki Sasak bersenjatakan tongkat rotan atau biasa disebut peyalin serta berperisai kulit kerbau tebal dan keras yang biasa di sebut dengan ende.
petarung biasa di sebut dengan pepadu dan wasit pinggir disebut pakembar sedi dan wasit tengah disebut pekembar.
Presean ini bermula hanya upacara adat dari luapan emosi para prajurit jaman kerajaan dulu sehabis mengalahkan lawan di medan perang.
Presean ini sudah di kenal dengan masyrakat sejak lama, Hingga akhirnya dilestarikan sampe sekarang ini menjadi hiburan perayaan yang diadakan setiap Bulan agustus. Presean ini sangat unik ketika di padukan gaya bela diri yang di pragakan oleh para pepadu.
Hanya mengunakan celana/sarung tanpa baju dan sebuah rotan di tangan kanan serta sebuah perisai yang terbuat dari kulit binatang di tangan kiri, dua orang pemuda yang berada di hadapan ratusan penonoton saling mengadu kejantanannya. Sambil menari-nari di iringi dengan music gamelan (music lombok) kedua pepadu saling menghalau lawan dengan penyalen tanpa rasa cemas atau takut. “( dengan lombok uwah aran, anuk sakti.. aneh gamak aneh )”
Uniknya Presean ini para peserta tidak pernah disiapkan, para penonton pun bisa ikut serta mengambil alih menjadi seorang petarung..
Aturan maennya juga tidak mbuat para petarung bngung, hanya tidak boleh memukul bagian bawah perut. Kalau pepadu(petarung) kena kepala sampai bocor berarti dianggap K.O.
pertandingan tidak boleh di lanjutkan lagi kalao pepadu(petarung) mengeluarkan darah. walaupun pepadu tidak mau menyerah..
Hadiah yang di perebutkan tidak seberapa kalao di bandingkan dengan lukanya..
Tapi banyak juga pemuda yang ikut ambil alih dalam pertandingan ini..
Presean ini juga sering di lombakan antar desa, kabupaten bahkan sampai ke nasional…
Presean ini juga pernah diadakan di MALANG TAHUN 2004/2005. bahkan sempat juga di & JOGJA bahkan SEMARANG dan masih banyak lagi.
Presean ini tidak membawa dendam di antara para pepadu di karenakan para pepadu di haruskan bersalaman dan pelukan persahabatan. Tanda tiada dendam dan semua hanyalah permainan. 
Mari kita jaga dan kembang kan budaya lombok NTB tercinta ini…
MAJU TERUS Presean LOMBOK dukung BUDAYA Tercinta ini…


Air Terjun Jeruk Manis



Lokasi air terjun ini berada di desa Kembang Kuning Kecamatan Sikur berdekatan dengan desa Tete Batu. Air terjun ini berada di kaki gunung Rinjani pada ketinggian 600-1000 meter di atas pemukaan laut dengan suhu udara antar 15'-25' C. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter dengan didukung oleh pemandangan hutan yang indah serta satwa berupa monyet liar. Tempat ini juga memiliki dua buah sungai yang menarik bagi mereka yang suka berpetualang. Menurut cerita turun temurun, air terjun ini dipercaya dapat membantu menyembuhkan berbagai penyakit terutama untuk menyuburkan rambut. Untuk keperluan pengobatan penyakit ini biasanya dilakukan dengan ritual tradisional yang dipimpin oleh seorang Pemangku. Karena berada di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Rinjani, di tempat ini tidak dibangun fasilitas pendukung. Disamping dapat menikmati suasana dan pemandangan hutan yang masih alami, perjalanan dari gerbang sejauh sekitar 1 km juga harus dilalui dengan berjalan kaki. Namun kita dapat berwisata sekaligus belajar karena disetiap pohon yang kita lalui dipasang nama pohon dan tanaman sekaligus nama latinnya.

Desa Sapit part of heaven east lombok

Jika anda pergi ke Sembalun dengan mengambil rute Masbagik-Aikmel-Swela-Pesugulan, anda akan melewati desa ini. Sapit adalah sebuah desa tradisional yang berada di kecamatan Swela (kurang lebih 65 km dari kota Selong) dengan dua daya tarik utama berupa pertanian dan pemandangan pegunungan. Dari desa ini kita juga dapat melihat dengan jelas Samudera Indonesia dan Selat Alas, kita juga dapat melihat puncak gunung Rinjani. Masyarakat desa ini masih bercocok tanam dengan cara tradisional yang dapat memberikan suasana pedesaan yang klasik dan natural, dan sebelum sampai di desa ini anda juga dapat menikmati wisata di kolam mata air Lemor dengan hutan wisata yang indah. Di desa tersedia beberapa penginapan/pondok wisata/homestay


Gunung Rinjani adalah salah satu dari Gunung berapi yang masih aktif dengan ketinggian 3726 meter dari permukaan laut. Dari 3 jalur pendakian yang ada, 2 diantaranya yakni pendakian jalur sembalun dan jalur selatan berada di Kabupaten Lombok Timur. Daya tarik Gunung rinjani selain dapat menikmati pemandangan alam yang indah, ada pula danau segara anak dan gunung baru jadi. Bahkan pada bulan Juni tahun 2008 lalu, Gunung Rinjani ditetapkan menjadi salah satu taman bumi dunia (Geo Park).
Jalur Resmi Pendakian Gunung Rinjani

Ada beberapa jalur utama dan resmi yang sering dugunakan oleh pendaki ke Gunung Rinjani. Berikut jalur-jalur tersebut:

Jalur Sembalun

- Mataram - Sembalun (± 4-5 jam kendaraan umum)
- Sembalun Lawang - Puncak Gunung Rinjani ( ± 7 Jam Jalan Kaki)
- Sembalun Lawang - Danau Segara Anak (± 2-3 Jam Jalan Kaki )

Jalur Senaru

- Mataram - Senaru (± 3-4 Jam Kendaraan Umum)
- Senaru - Danau Segara Anak (± 7-10 Jam Jalan Kaki)
- Danau Segara Anak - Pelawangan Sembalun (± 4 Jam Jalan Kaki)
- Pelawangan Sembalun - Puncak Rinjani (± 2-3 Jam Jalan Kaki)

Jalur Torean

- Mataram - Torean (± 4-5 Jam Kendaraan Umum)
- Torean - Danau Segara Anak (± 8-9 Jam Jalan Kaki)

Jalur Senaru

Jalur pendakian Senaru merupakan jalur pendakian paling ramai, hal ini disebabkan selain sebagai jalur wisata treking juga kerap dipergunakan sebagai jalur pendakian oleh masyarakat adat yang akan melakukan ritual adat/keagamaan di puncak Rinjani atau Danau Segara Anak. Pusat Pendakian Terpadu (Rinjani Trek Centre) Senaru

Rute pendakian yaitu Senaru - Pelawangan Senaru - Danau Segara Anak dengan berjalan kaki memakan waktu ± 10 - 12 jam melalui trail wisata yang berada dalam hutan primer dan sepanjang jalan trail telah disediakan sarana peristirahatan pada setiap pos. Dari pintu gerbang Senaru sampai Danau Segara Anak terdapat tiga pos. Sepanjang jalan trail pengunjung dapat menikmati keindahan hutan belantara dan bebatuan yang menakjubkan.

Untuk memperoleh informasi mengenai pendakian Gunung Rinjani telah disediakan Pusat Pendakian Terpadu (Rinjani Trek Centre) atas kerjasama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani dengan NZAID (New Zealand Asistance International Development), Dari Danau Segara Anak bila anda ingin melanjutkan perjalan ke Puncak Gunung Rnjani anda harus menuju ke pelawangan sembalun yang membutuhkan waktu ± 4 Jam, dari pelawangan sembalun ke Pucak Rinjani membutuhkan waktu 4 - 5 Jam.

Pendakian ke puncak umumnya dilakukan pada pukul 02 dinihari, ini dimaksudkan agar pada pagi harinya dapat menikmati matahari terbit (Sunrise) dari Pucak Gunung Rinjani serta dapat menikmati pemandangan seluruh pulau Lombok bahkan pulau Bali apabila cuaca cerah.

Jalur Sembalun

Jalur Sembalun merupakan jalur yang ramai dilalui oleh pengunjung terutama oleh para penggemar treking. Rute yang dilalui adalah gerbang sembalun lawang - pelawangan sembalun-puncak rinjani memakan waktu 9 - 10 jam. Jalur ini sangat dramatis dan mengesankan trail wisata yang anda lalui merupakan padang savana dan punggung gunung yang berliku-liku dengan jurang disebelah kiri dan kanan jalur.

Dibandingkan jalur senaru, jalur pendakian ini tidak terlalu curam, namun karena didominasi oleh padang savana menjadikan perjalanan anda bermandikan peluh oleh teriknya matahari yang menyengat, namun semua itu akan sirna saat anda dibuat terpana oleh indahnya pemandangan padang dan hutan yang luas sepanjang lembah-lembah nan hijau disebelah timur Gunung Rinjani, bahkan mata anda akan dimanjakan oleh indahnya selat Alas dan Pulau Sumbawa di kejauhan.

Setelah tiba di puncak Rinjani anda bisa beristirahat sejenak sembari menikmati panorama alam dan berbangga diri telah menginjakkan kaki disalah satu kaki langit di Indonesia serta menimbulkan rasa kekaguman akan ciptaan Tuhan.

Jalur Torean

Sepanjang jalur ini, dari Desa Torean menuju kali Tiu (batas TNGR) yang merupakan Pos I pendakian dapat dijumpai ladang, padang pengembalaan, perkebunan dan merupakan kawasan Hutan Produksi. Kemiringan 20 -45% jarak desa Torean dengan batas TNGR (Pos I) ± Km 5,00 Km dengan kemiringan ±10-30%.

Flora yang dapat dijumpai yakni: Bajur, Klokos Udang, Rotan Hutan, Bangsal, Lengsir, Jambu, Bunut, Blimbing Hutan, Juwet, Paku-pakuan, Ketimunan, Rajumas, Tapan Dawa. Sedangkan Fauna yang dapat dijumpai yakni: beberapa jenis burung (perkici, Daweuh, Kecial, Srigunting).

Jarak dari Pos III Torean menuju ke Plawangan Torean± 3,50 Km dengan kemiringan ± 30 -40%, sepanjang perjalanan kita akan berada dalam apitan 2 buah gunung dan kita juga dapat menikmati aliran sungai (Kokok) Putih.[LTN]

Ritual Rebo Bontong Lombok Timur

 
LOMBOKita - Pantai Tanjung Menangis, Ketapang Pringgabaya, Lombok Timur menjadi pusat ritual adat "Rebo Buntung/Bontong dan Tetulaq Tamperan" (Rabu Buntung). 

Ritual Rebo Buntung, adalah hari Rabu terakhir dalam bulan Shafar (penanggalan Islam). Pada hari ini, masyarakat setempat merayakannya dengan menyerahkan sesajian berupa hasil alam dan kepala kerbau untuk dilarungkan ke laut lepas,

Melarutkan sebagian dari hasil bumi dan kepala kerbau itu dilakukan sebagai bentuk kesyukuran masyarakat atas hasil yang diperoleh kepada sang pencipta.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Lombok Timur, Gufranuddin mengatakan Rebo Buntung menurut keyakinan masyarakat setempat adalah hari Rabu yang akan memberikan keberuntungan dengan menggelar ritual keluar rumah sehari penuh.

Ia menambahkan, ritual ini digelar dengan beberapa tujuan diantaranya guna melestarikan budaya tradisional sebagai bentuk kekayaan budaya nasional yang kian tergerus globalisasi sebagai akibat semakin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi masa kini.

Menurutnya kegiatan ritual semacam ini juga adalah produk wisata Lombok Timur. "Kegiatan ini dihajatkan juga sebagai hiburan bagi masyarakat." ujarnya disela-sela perayaan.

Ritual ini juga menjadi salah satu agenda pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) dan menjadi even pertama yang digelar ditahun 2013 ini.

Gufran menambahkan, acara ini dibagi menjadi dua bagian yakni satu minggu sebelum acara inti digelar beberapa kegiatan yaitu lomba tari tradisional, pemilihan terune dedare, lomba nyanyi dangdut dan pacuan kuda.

Sementara itu Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy mengatakan selain ritual adat Rebo Buntung di Lombok Timur ini masih banyak kegiatan dan tempat-tempat bersejarah yang juga harus dijaga kelestariannya seperti Masjid Tua Songa', Kubur Selaparang dan lain sebagainya. 

wisata lemor east lombok

Taman Wisata Lemor adalah salah satu hutan wisata yang masih alami yang berada dalam wilayah Dusun Cempaka Desa Suela Kecamatan Suela Lombok Timur. Letaknya yang strategis sebagai jalan lintas menuju Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menjadikannya sebagai obyek wisata yang manrik perhatian banyak wisatawan lokal dan mancanegara. Namun, karena masih kurang terurus dan terorganisir dengan baik maka masih banyak yang tidak mengenal obyek wisata ini, terutama wisatawan luar kabupaten. Sedangkan bagi masyarakat Lombok Timur, Hutan Wisata Lemor (HWL) merupakan taman wisata yang cukup popular, karena bearada didareah pebukitan, dengan pemandangan yang begitu indah.
Pada saat liburan, biasanya masayarakat setempat lebih memilih tempat ini sebagai tujuan untuk bersantai, menikmati sejuknya hawa hutan bagai berada di pegunungan. Hal ini dsebabkan karena selain tempatnya dekat, juga panoramanya tidak kalah indah dibanding taman wisata lainnya yang ada di Pulau Lombok. Wilayah HWL merupakan salah satu kawasan hutan lindung, sehingga memerlukan penjagaan kita bersama. Disini masih hidup berbagai berbagai macam hewan, seperti aneka burung, monyet dan sebagainya.
Selain sebagai hutan wisata yang udaranya menyegarkan, di dalam  hutan lindung ini juga terdapat mata air yang cukup besar dengan debit air lebih kurang 200 m3 per menitnya. Selain untuk mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat desa Suela dan sekitarnya, terutama desa  Ketangga, Suntalangu, Selaparang dan bahkan menjangkau Kecamatan Pringgabaya, juga mata air ini digunakan untuk mengairi lahan pertanian di 4 desa tersebut, dengan luas areal ribuan hektar.

Gili sulat dan Gili Lawang

 

Gili sulat adalah sebuah pulau kecil yang terletak 1,5 km di sebelah timur laut Pulau Lombok. Pulau yang memiliki panjang maksimum 5,2 km ini secara administratif termasuk wilayah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Sejauh 500 meter di sebelah barat laut ini terdapat Pulau Gili lawang.Gili Sulat dan Gili Lawang merupakan pulau kecil (gili) yang sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai tujuan wisata alam (eco tourism) karena memiliki potensi berupa hutan bakau dan taman bawah laut yang sangat indah.Keseluruhan kedua gili ini terdiri dari hutan bakau namun sebenarnya ada juga sebagian kecil yang merupakan pasir putih, dan pada musim tertentu kawanan lumba-lumba akan menampakkan diri di daerah ini.



Rabu, 27 Maret 2013


Sisi Tanjung Ringgit Sebelah Barat dan Tengah


Tanjung Ringgit, Pesona Terindah di Ujung Pulau Lombok

Lombok di Nusa Tenggara Barat tidak akan ada habisnya menawarkan keindahan. Di setiap sudutnya adalah surga, seperti Tanjung Ringgit yang berada di ujung tenggara pulau cantik ini.
 Tanjung Ringgit adalah lautan lepas di Samudera Hindia. Banyaknya tanjung dengan tebingnya yang eksotis, pasir putih dan air lautnya yag berwarna biru, menjadi daya tariknya. Selain itu, Tanjung Ringgit memiliki situs sejarah peninggalan dari masa penjajahan Belanda dan Jepang di Indonesia.

Tidak hanya Uluwatu di Bali yang menawarkan tebing-tebing eksotis dan memanjakan para pengunjung. Lombok juga punya! Ini dia Tanjung Ringgit yang memakan waktu tiga jam perjalanan untuk sampai di kawasan ini dari Kota Mataram.
 Dari sekian banyaknya keindahan yang ada Tanjung Ringgit, ada beberapa keunikan yang kita bisa temui di sini, lho. Turun dari perbukitan menuju laut tidaklah susah. Ada lorong yang bisa menembus perbukitan. Dari sana kita bisa turun ke laut dengan melewati anak tangga dari lorong itu. Jalannya agak sedikit curam maka berhati-hatilah karena tiupan angin sangatlah kencang.
Berlanjut ke arah selatan, letaknya di ujung bukit kedua, terdapat gua yang sangat indah dan masih menganga. Namanya Goa Raksasa, gua ini juga digunakan oleh Jepang sebagai benteng pertahanan. Gua ini bisa tembus ke ke laut, sayangnya kami tidak bisa masuk jauh lebih dalam karena terkendala alat.

Pantai Surga ( heaven becah ) Lombok Timur

Pantai Surga





Pantaslah kalau nama pantai ini adalah Pantai Surga. Belum banyak wisatawan yang tahu lokasinya. Karena itu, pantai ini masih alami.
Petualangan berlibur Pantai Surga yang terletak di Teluk Ekas, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat bisa menjadi pemicu semangat.
Menuju Pantai Surga butuh perjuangan yang tak sedikit karena jalan menuju ke sana sulit untuk dicapai. Jalanan itu banyak yang berlubang, rusak dan becek di saat musim hujan.
Begitu sampai, rasa lelah akan hilang terbayar dengan keindahan Pantai Surga. Jangan bayangkan pohon kelapa dan angin semilir. Debur ombaknya galak. Anginnya pun keras. 

Namun, pantai inilah yang diincar oleh para peselancar yang mencari lorong-lorong dan bukit-bukit ombak untuk ditunggangi.
Suasana obyek wisata ini terasa tenang, sepi, alami, tidak ada pedagang asongan yang menawarkan barang pada wisatawan. Hanya ada deru ombak dan cicit suara burung bersahutan.  Untungnya, saat ini sudah ada penginapan walaupun masih sedikit. Ada sekitar 20 kamar yang meliputi lima kamar di seputar Pantai Surga (Dusun Lendang Terak), 15 kamar lagi sekitar 1 km ke utara dari pantai itu, berada di atas bukit. 

Masih ada lagi, di bukit itu, kita bisa melihat matahari terbit dengan latar belakang Gunung Rinjani. Wisatawan juga bisa mampir ke rumah warga menganyam berbagai produk kerajinan rotan ataupun ketak (jenis rumput yang merambat pada pohon)

Minggu, 24 Maret 2013

gili kondo



Gili Kondo, Serpihan Surga Di Pulau Lombok

Gili Kondo yang Selalu Sepi oleh Pengunjung
Gili Kondo berada dalam sebelah timur Lombok, yang tetap merupakan ke dalam Kecamatan Sambelia, Lombok Timur. Tempatnya kira-kira 2 jam perjalanan dari pusat kota Mataram. Jenuh dengan ramainya gili-gili lain yang sudah amat top pada Lombok, disini anda akan mendapatkan pengalaman beda dengan disuguhkan oleh pemandangan pantainya yang mengundang decak kagum, pepohonan yang tertata rapi, dan kebersihan pantai yang masih amat terlindungi. Untuk menuju Gili Kondo kita bisa menyeberang melalui daerah sambelia. Tarif sewa kapal yang akan membawa kita menyeberang ke Gili Kondo sekitar Rp 300ribu demi perjalanan pulang pergi. Satu kapal bisa diisi 10 orang, pada akhirnya kira-kira per orang hanya membayar Rp 30ribu, begitu murah demi perjalanan selama tiga puluh menit.